Dengan perolehan 9 medali emas, SMP Muhammadiyah Al Mujahidin berhasil memimpin klasemen akhir, menyisihkan 24 kontingen SMP/MTS Muhammadiyah lainnya dalam kompetisi yang berlangsung ketat dan penuh antusiasme.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Gunungkidul, H. Tamsir, S.Pd, M.Pd., menegaskan bahwa OlympicAD memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perebutan piala. Menurutnya, ajang dua tahunan ini menjadi wadah krusial untuk dua tujuan utama.
“Pertama, ini adalah sarana silaturahmi yang mempererat ukhuwah antar siswa dan sekolah Muhammadiyah se-Gunungkidul. Kedua, sebagai mekanisme untuk menjaring bibit-bibit unggul yang akan menjadi duta kabupaten di tingkat provinsi,” jelas Tamsir.
Ia menambahkan, kompetisi ini menjadi tolok ukur kualitas pendidikan sekaligus arena bagi para siswa untuk berlomba-lomba dalam kebaikan di bidang akademik. Dari total 69 cabang lomba yang dipertandingkan, peraih peringkat 1 hingga 5 terbaik berhak melaju untuk mewakili Gunungkidul di OlympicAD tingkat PWM DIY mendatang.
Salah satu hal yang membedakan OlympicAD dengan olimpiade lainnya adalah penekanannya pada nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan. Ketua Badan Kerjasama Madrasah (BKM) Gunungkidul, Wahyudiyono, S.Pd, M.Pd.I., menyebutnya sebagai ciri khas yang membanggakan.
“Yang menonjol dalam kompetisi ini adalah muatan pendidikan Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA),” terangnya. Hal ini memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya unggul dalam sains dan pengetahuan umum, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terhadap identitas keislaman dan keorganisasiannya.
Setelah melalui serangkaian perlombaan yang kompetitif, panitia merilis daftar perolehan medali akhir. SMP Muhammadiyah Al Mujahidin kokoh di puncak, diikuti oleh SMP Muhammadiyah Semin dengan selisih tipis.
Berikut adalah daftar 10 besar sekolah peraih medali emas terbanyak dalam OlympicAD VIII Gunungkidul 2025:
Selamat kepada para juara dan seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat juang terbaiknya. Para talenta terpilih kini akan melanjutkan persiapan untuk mengharumkan nama Gunungkidul di panggung yang lebih tinggi.
KabarMu hadir sebagai ruang berbagi kabar dan inspirasi tentang dinamika Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul. Di tengah cepatnya arus informasi, media ini diharapkan menjadi sumber berita yang mencerahkan, meneguhkan nilai Islam berkemajuan, serta memperkuat jejaring dakwah dan amal usaha Muhammadiyah. Melalui KabarMu, berbagai aktivitas, gagasan, dan kerja nyata warga Muhammadiyah dari ranting hingga daerah—dapat tersampaikan secara aktual, objektif, dan membangun. Semoga KabarMu menjadi media yang hidup, partisipatif, dan memberi kontribusi nyata bagi persyarikatan dan masyarakat Gunungkidul.
Ketua PDM Gunungkidul