Keikutsertaan delegasi dari Gunungkidul merupakan bagian dari program strategis PDPM Gunungkidul untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Para personel yang dikirim telah melalui seleksi ketat, mengingat tugas Provost menuntut integritas yang tinggi serta ketahanan fisik di atas rata-rata.
Rangkaian diklat ini memadukan dua aspek utama: kedisiplinan lapangan dan penguatan ideologi Muhammadiyah. Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta mengikuti berbagai sesi intensif:
Komandan KOKAM Gunungkidul menyatakan bahwa keberadaan Provost yang terlatih adalah kunci untuk menjaga wibawa organisasi di mata publik. Dengan seragam khas baret merah dan atribut Provost (PROV) yang melekat, diharapkan tidak ada lagi pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh anggota saat bertugas di lapangan.
Kegiatan ditutup dengan upacara resmi dan penyematan atribut Provost kepada para peserta yang dinyatakan lulus. Ke depan, personel yang telah dididik ini akan segera bertugas di bawah koordinasi PDPM Gunungkidul untuk melakukan penataan personil di tingkat cabang maupun daerah.
Keberhasilan diklat ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan KOKAM Gunungkidul yang lebih tertib, terukur, dan profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan serta pengawalan terhadap persyarikatan dan NKRI.
KabarMu hadir sebagai ruang berbagi kabar dan inspirasi tentang dinamika Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul. Di tengah cepatnya arus informasi, media ini diharapkan menjadi sumber berita yang mencerahkan, meneguhkan nilai Islam berkemajuan, serta memperkuat jejaring dakwah dan amal usaha Muhammadiyah. Melalui KabarMu, berbagai aktivitas, gagasan, dan kerja nyata warga Muhammadiyah dari ranting hingga daerah—dapat tersampaikan secara aktual, objektif, dan membangun. Semoga KabarMu menjadi media yang hidup, partisipatif, dan memberi kontribusi nyata bagi persyarikatan dan masyarakat Gunungkidul.
Ketua PDM Gunungkidul